Sabtu, 01 November 2014

Hubungan Teori Ilmu Sosial Dengan Kompetensi



Hakekat  teori  ilmu sosial  bila dihubungkan dengan kompetensi jika dilihat dari mata kuliah teori-teori ilmu sosial ini,tentunya lebih mengarah pada  perilaku dan interaksi manusia,apabila dalam kompetensi tersebut mencangkup motivasi,maka hal tersebut tergantung pada orang diberi motivasi,karena dalam pencapaian ini mahasiswa dituntut untuk melakukan perubahan (agent of chenge). Jadi,hubungan yang terkait dalam kompetensi melalui teori ilmu sosial adalah mempunyai landasan-landasan dalam melakukan tindakan yang akan dilakukan seseorang untuk memilah suatu permasalahan yang terdapat diri seseorang yang menjadi acuan bagi dirinya untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Jika berdasarkan teori interaksi simbolik maka perilaku dan interaksi manusia itu dapat dibedakan karena ditampilkan lewat simbol dan maknanya.Maka hal tersebut ada keterkaitan dengan Teori Pertukaran Sosial yang mana teori tersebut berkaitan dengan tindakan sosial yang saling memberi atau menukar objek-objek yang mengandung nilai antar-individu berdasarkan tataan sosial tertentu.Adapun objek yang dipertukarkan itu bukanlah benda yang nyata,melainkan hal-hal yang tidak nyata.Ide tentang pertukaran itu juga menyangkut perasaan sakit,beban hidup,harapan,pencapaian sesuatu,dan pernyataan-pernyataan antar individu.Dengan demikian ide tentang pertukaran itu sangat luas tetapi inklusif (Saifuddin N.,2001:4).
Jadi,hal ini dapat dijadikan sebagai landasan untuk melakukan sesutu dalam pengimplementasiananya kedepanya mudah untuk diambil yang mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk diri kita sendiri maupun orang lain.
Sumber: prof.Dr.I.B.Wirawan.Teori-Teori Ilmu Sosial Dalam Tiga Paradigma(Fakta Sosial,Definisi Sosial,&Perilaku Sosial)