Hakekat teori
ilmu sosial bila dihubungkan
dengan kompetensi jika dilihat dari mata kuliah teori-teori ilmu sosial
ini,tentunya lebih mengarah pada perilaku
dan interaksi manusia,apabila dalam kompetensi tersebut mencangkup
motivasi,maka hal tersebut tergantung pada orang diberi motivasi,karena dalam
pencapaian ini mahasiswa dituntut untuk melakukan perubahan (agent of chenge). Jadi,hubungan yang
terkait dalam kompetensi melalui teori ilmu sosial adalah mempunyai
landasan-landasan dalam melakukan tindakan yang akan dilakukan seseorang untuk
memilah suatu permasalahan yang terdapat diri seseorang yang menjadi acuan bagi
dirinya untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Jika
berdasarkan teori interaksi simbolik maka perilaku dan interaksi manusia itu
dapat dibedakan karena ditampilkan lewat simbol dan maknanya.Maka hal tersebut
ada keterkaitan dengan Teori Pertukaran Sosial yang mana teori tersebut
berkaitan dengan tindakan sosial yang saling memberi atau menukar objek-objek
yang mengandung nilai antar-individu berdasarkan tataan sosial tertentu.Adapun
objek yang dipertukarkan itu bukanlah benda yang nyata,melainkan hal-hal yang
tidak nyata.Ide tentang pertukaran itu juga menyangkut perasaan sakit,beban
hidup,harapan,pencapaian sesuatu,dan pernyataan-pernyataan antar
individu.Dengan demikian ide tentang pertukaran itu sangat luas tetapi inklusif
(Saifuddin N.,2001:4).
Jadi,hal ini
dapat dijadikan sebagai landasan untuk melakukan sesutu dalam
pengimplementasiananya kedepanya mudah untuk diambil yang mana yang baik dan
mana yang tidak baik untuk diri kita sendiri maupun orang lain.
Sumber: prof.Dr.I.B.Wirawan.Teori-Teori
Ilmu Sosial Dalam Tiga Paradigma(Fakta Sosial,Definisi Sosial,&Perilaku Sosial)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar